DokterSpesial Logo
Artikel

Ketika Epidural Sudah Baik, Apakah Masih Ada Ruang untuk (DPE)?

Tentang Penulis

A

Ali

Penulis & Content Creator

22 Januari 2026

Artikel

Epidural tetap menjadi standar emas analgesi persalinan dan telah terbukti efektif serta aman dalam praktik obstetri modern. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa pada kondisi tertentu, kualitas blok epidural dapat bervariasi—terutama terkait onset analgesi, distribusi sensorik, dan nyeri sakral yang persisten.

Dalam konteks inilah Dural Puncture Epidural (DPE) dikembangkan, bukan untuk menggantikan epidural, melainkan sebagai upaya optimalisasi teknik epidural yang sudah mapan.

DPE sebagai Refinement Teknik Epidural

DPE dilakukan dengan menusuk dura mater menggunakan jarum spinal kecil (25–27G) tanpa pemberian obat intratekal, kemudian analgesi tetap diberikan melalui kateter epidural. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan difusi anestetik lokal ke ruang intratekal secara pasif.

Secara fisiologis, mekanisme ini mendukung:

  • Blok sensorik yang lebih homogen
  • Penurunan kejadian patchy block
  • Respons analgesi sakral yang lebih konsisten

Hal ini didukung oleh studi randomized trial oleh Chau et al. yang menunjukkan kualitas analgesi DPE lebih stabil dibanding epidural konvensional, tanpa peningkatan efek samping mayor.

Aspek Teknik yang Menentukan Outcome

Keunggulan DPE sangat bergantung pada detail teknis, termasuk:

  • Ukuran jarum spinal
  • Teknik atraumatik saat tusukan dural
  • Waktu dan dosis bolus epidural awal

Studi oleh Cappiello et al. menunjukkan bahwa modifikasi kecil pada teknik epidural, termasuk tusukan dural terkontrol, dapat meningkatkan distribusi blok sensorik tanpa meningkatkan komplikasi signifikan.

Keamanan, Apa Kata Evidence?

Kekhawatiran utama terhadap DPE adalah potensi post-dural puncture headache (PDPH). Namun, bukti terkini menunjukkan bahwa penggunaan jarum spinal kecil tidak meningkatkan insidensi PDPH secara bermakna dibanding epidural konvensional.

Meta-analisis oleh Layera et al. melaporkan bahwa DPE memiliki profil keamanan maternal yang setara dengan epidural standar, dengan keuntungan pada kualitas analgesi. 

Implikasi Klinis

Dalam era obstetri berbasis patient-centered care, DPE memberikan fleksibilitas tambahan bagi klinisi untuk:

  • Mengoptimalkan teknik epidural sesuai kebutuhan pasien
  • Meningkatkan kepuasan analgesi persalinan
  • Tetap menjaga prinsip keamanan maternal–fetal

DPE bukan pertanyaan “lebih baik atau tidak”, melainkan kapan dan pada siapa teknik ini paling tepat digunakan.

Pendalaman Evidence dan Praktik Klinis

Untuk dokter yang ingin memahami integrasi DPE dalam praktik epidural sehari-hari berbasis evidence, Klinik Ilmiah menghadirkan:

Webinar
Dural Puncture Epidural (DPE) for Painless Labor

Principles, Indications, and Clinical Application

📌 Dibahas langsung oleh pemateri berpengalaman
📌 Dilengkapi pendekatan evidence-based
📌 Cocok untuk praktik klinis sehari-hari

👉 Informasi & pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Klinik Ilmiah.

Postingan Terbaru